Senin, 11 Mei 2015
DHCP (Dynamic Host Configuration
Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang
dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah
jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada
semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua
komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis
dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan
oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
Langkah-langkah Konfigurasi DHCP
Server
1. Pertama kita masukkan CD Windows
Server 2003 pada CD-ROM
2. Mulai dengan klik start menu
3. Lalu pilih “Control Panel”
4. Kemudian pilih “add or remove programs”
5. Setelah itu pilih “add or remove
windows components”
6. Pada windows components pilih
“networking services”
7. Kemudian pilih “Detail”
8. Pada networking services, beri tanda
“centang” pada DHCP. kemudian next
9. Tunggu beberapa saat untuk pencopyan
data. Lalu Finish
10. Setelah DHCP diinstall, pada
administrative tools, pilih DHCP
11. Pada DHCP klik kanan, lalu pilih
“New scope”
12. Pada new scope wizard, klik Next
untuk melanjutkan
13. Setelah itu isi nama scope sesuai
dengan keinginan kita. Contoh :
· Name : boss
· Description : konfigurasi DHCP
Seperti
pada gambar. Lalu klik Next
14. Pada IP Address Range yang akan
digunakan client isi Start IP Address, End IP Address dan Subnet masknya.
Contoh :.
· Start IP Address : 172.24.0.3
· End IP Address : 172.24.0.5
· Length : 29
· Subnet Mask : 255.255.255.248
Lalu
klik Next.
15.Pada Add exclusions atau IP yang
tidak boleh digunakan oleh client. isi start IP address dan end IP address.
Contoh :
· Start IP Address : 172.24.0.1
· End IP Address : 172.24.0.2
Lalu
Next.
16. Kemudian muncul Lease Duration.
untuk menentukan berapa lama client bisa menggunakan IP Address yang diberikan
Server. Contoh :
· Days : 14
· Hours : 14
· Minutes : 14
Kemudian
Next.
17. Lalu muncul Configure DHCP Options,
pilih “Yes, I want to configure these option now”. Lalu Next”
18. Pada Router (Default Gateway) isi IP
Addressnya. Contoh :
· IP Address : 172.24.0.1
Lalu
Add
Kemudian
Next.
19. Domain Name and DNS Server isi
Parent Domain, Server name dan Add IP Address. Contoh :
· Parent Domain : boss.com
· IP Address : 172.24.0.1
Setelah
itu IP Address di Add
Apabila
kita telah menginstall DNS, apa bila kita mengisi Server name sesuai dengan
nama server, IP addressnya akan muncul dengan otomatis. Jika belum, kita akan
mengisi manual.
Lalu
Next.
20. Pada WINS Servers, Lewati saja. Klik
Next.
21. Pada Activate Scope, pilih “Yes, I
want to activate this scope now”. Lalu Next.
22. Setelah itu Finish.
Test SERVER DHCP pada Client
- Mulai dari “Start Menu”
- Lalu pilih “Control Panel”
- Kemudian pilih “Network Connection”
- Klik kanan pada icon “Local Area Network” pilih “Properties”
- Lalu pilih “Internet Protocol (TCP/IP)”, klik “Properties”.
- Di sini kita akan “Obtain an IP Address automatically” IP kita.
- Setelah itu OK.
- Kemudian kita jalankan “Run”, dan ketikkan “cmd” lalu OK
- pada command prom, ketikkan “ipconfig /all” [ENTER]
- Jika berhasil, maka ip pada computer kita telah diberikan oleh Server DHCP
- Lalu klik OK
- Klik OK sekali lagi.
Label: Materi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




















0 komentar:
Posting Komentar