Senin, 11 Mei 2015
VOIP
Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIP, IP Telephony, Internet telephony atau Digital Phone) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.
Definisi VoIP adalah suara yang dikirim melalui protokol internet (IP).
Keuntungan VoIP
- Biaya lebih rendah untuk sambungan langsung jarak jauh.
- Memanfaatkan infrastruktur jaringan data yang sudah ada untuk suara.
- Penggunaan bandwidth yang lebih kecil daripada telepon biasa.
- Memungkinkan digabung dengan jaringan telepon lokal yang sudah ada.
- Berbagai bentuk jaringan VoIP bisa digabungkan menjadi jaringan yang besar.
- Variasi penggunaan peralatan yang ada, misal dari PC sambung ke telepon biasa, IP phone handse
Kelemahan dari VoIP
- Kualitas suara tidak sejernih jaringan PSTN.
- Ada jeda dalam berkomunikasi.
- Regulasi dari pemerintah RI membatasi penggunaan untuk disambung ke jaringan milik Telkom.
- Perlu janji untuk saling berhubungan.
- Tidak pernah ada jaminan kualitas jika VoIP melewati internet.
- Peralatan relatif mahal.
- Berpotensi menyebabkan jaringan terhambat/Stuck.
- Penggabungan jaringan tanpa dikoordinasi dengan baik akan menimbulkan kekacauan dalam sistem penomoran
Protokol
Contoh protokol jaringan yang digunakan untuk mengimplementasikan VoIP meliputi:
- H.323
- Media Gateway Control Protocol (MGCP)
- Session Initiation Protocol (SIP)
- Real-time Transport Protocol (RTP)
- Session Description Protocol (SDP)
- Inter-Asterisk eXchange (IAX)
Fungsi
VoIP:
- Signalling – Signalling berfungsi untuk menamkap
jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian)
pesan/percakapan.
- Database Service – Layanan database adalah salah
satu fungsiVoIP dalam mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju,
sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam
duajaringan yang berbeda.
- Call Connect/Disconnect (Bearer Control) – Bearer
Control memungkinkan si penerima panggilan dapat memutuskan
panggilan/menerima panggilan.
- Codecs Operations – Berguna sebagai coder ataupun
decoderdalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket
data ataupun sebaliknya.
Fungsi VoIP:
Fungsi VoIP:
- Signalling – Signalling berfungsi untuk menamkap jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian) pesan/percakapan.
- Database Service – Layanan database adalah salah satu fungsiVoIP dalam mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju, sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam duajaringan yang berbeda.
- Call Connect/Disconnect (Bearer Control) – Bearer Control memungkinkan si penerima panggilan dapat memutuskan panggilan/menerima panggilan.
- Codecs Operations – Berguna sebagai coder ataupun decoderdalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket data ataupun sebaliknya.
Fungsi VoIP:
- Signalling – Signalling berfungsi untuk menamkap jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian) pesan/percakapan.
- Database Service – Layanan database adalah salah satu fungsiVoIP dalam mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju, sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam duajaringan yang berbeda.
- Call Connect/Disconnect (Bearer Control) – Bearer Control memungkinkan si penerima panggilan dapat memutuskan panggilan/menerima panggilan.
- Codecs Operations – Berguna sebagai coder ataupun decoderdalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket data ataupun sebaliknya.
Fungsi VoIP:
- Signalling – Signalling berfungsi untuk menamkap jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian) pesan/percakapan.
- Database Service – Layanan database adalah salah satu fungsiVoIP dalam mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju, sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam duajaringan yang berbeda.
- Call Connect/Disconnect (Bearer Control) – Bearer Control memungkinkan si penerima panggilan dapat memutuskan panggilan/menerima panggilan.
- Codecs Operations – Berguna sebagai coder ataupun decoderdalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket data ataupun sebaliknya.
Perbedaan
VoIP Dengan PSTN
- Jaringan telepon tradisional/PSTN menggunakan jaringan
circuit switching, sedangkan VoIP menggunakan jaringan Packet Data.
- Circuit Switching = Dikirimkan melalui satusaluran dan
harus terhubung dulu ke operator.
- Packet Data = Dikrimkan dengan memaketkan suara
menjadi beberapa paket data dan dikirimkan secara terpisah, lalu akan
kembali disatukan setelah sampai ke tujuan.
- Teknologi VoIP memakan biaya yang lebih murah dan lebih
efisien dalam berkomunikasi menggunakan suara.
- VoIP menggunakan konektivitas jaringan internet – PSTN
menggunakan kabel telpon.
- PSTN masih bisa digunakan saat listrik padam.
- Setiap melakukan panggilan VoIP hanyamembutuhkan
sekitar 10 Kbps – PSTN membutuhkan 64 Kbps.
- Circuit Switching = Dikirimkan melalui satusaluran dan harus terhubung dulu ke operator.
- Packet Data = Dikrimkan dengan memaketkan suara menjadi beberapa paket data dan dikirimkan secara terpisah, lalu akan kembali disatukan setelah sampai ke tujuan.
Fungsi VoIP:
- Signalling – Signalling berfungsi untuk menamkap jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian) pesan/percakapan.
- Database Service – Layanan database adalah salah satu fungsiVoIP dalam mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju, sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam duajaringan yang berbeda.
- Call Connect/Disconnect (Bearer Control) – Bearer Control memungkinkan si penerima panggilan dapat memutuskan panggilan/menerima panggilan.
- Codecs Operations – Berguna sebagai coder ataupun decoderdalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket data ataupun sebaliknya.
Fungsi VoIP:
- Signalling – Signalling berfungsi untuk menamkap jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian) pesan/percakapan.
- Database Service – Layanan database adalah salah satu fungsiVoIP dalam mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju, sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam duajaringan yang berbeda.
- Call Connect/Disconnect (Bearer Control) – Bearer Control memungkinkan si penerima panggilan dapat memutuskan panggilan/menerima panggilan.
- Codecs Operations – Berguna sebagai coder ataupun decoderdalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket data ataupun sebaliknya.
Fungsi VoIP:
- Signalling – Signalling berfungsi untuk menamkap jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian) pesan/percakapan.
- Database Service – Layanan database adalah salah satu fungsiVoIP dalam mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju, sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam duajaringan yang berbeda.
- Call Connect/Disconnect (Bearer Control) – Bearer Control memungkinkan si penerima panggilan dapat memutuskan panggilan/menerima panggilan.
- Codecs Operations – Berguna sebagai coder ataupun decoderdalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket data ataupun sebaliknya.
Fungsi VoIP:
- Signalling – Signalling berfungsi untuk menamkap jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian) pesan/percakapan.
- Database Service – Layanan database adalah salah satu fungsiVoIP dalam mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju, sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam duajaringan yang berbeda.
- Call Connect/Disconnect (Bearer Control) – Bearer Control memungkinkan si penerima panggilan dapat memutuskan panggilan/menerima panggilan.
- Codecs Operations – Berguna sebagai coder ataupun decoderdalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket data ataupun sebaliknya.
Label: Materi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar